Kisah Toleransi Pejuang Batak Bersatu Rutin Bagikan Makanan Buat Buka Puasa

Noktahsumutcom16/4/2023 Inilah secuplik gambaran organisasi kemasyarakatan pejuang batak bersatu (pjbb) terkait bentuk atau kisah toleransi dari sumatera Utara.Beberapa masyarakat yang tergabung di organisasi pejuang batak bersatu beragama Kristen dan muslim secara bersamaan rutin membagikan makanan berbuka puasa bagi saudara Muslim yang mau berbuka. Hal itu terlihat kembali di jalan sisinga mangaraja kecamatan timbang deli sumatera Utara, Minggu, (16 April 2023)

Pejuang batak bersatu adalah perkumpulan yang menjaga toleransi secara rutin dengan membagikan makanan dan air kepada umat Islam di jalan selama bulan puasa secara bergantian di kabupaten/kota sesumatera utara.

Terlihat sebelumnya, jika ormas kemasyarakatan tersebut sudah melakukan pembagian takjil diseluruh kabupaten/kota yang berada di kota binjai, stabat, siantar dan berbagai daerah lainnya disumatera utara.

Mereka selalu berbagi terlihat, Satu jam sebelum matahari terbenam selama bulan Ramadan, jalan-jalan di sumatera utara secara bergantian dari kabupaten/kota selama bulan puasa dipenuhi mobil dan sepeda motor yang bergegas pulang untuk berbuka puasa bersama keluarga.

 

Di situlah ormas kemasyarakatan ini menawarkan makanan berbuka untuk mereka yang terjebak macet sehingga terpaksa berbuka puasa di tengah lalu lintas yang padat.

Tahun sebelumnya juga, pejuang batak bersatu memulai dengan menawarkan kurma dan air kepada masyarakat yang melintas dijalan dan makanan pertama yang biasanya dimakan umat Islam saat berbuka puasa.

 

Dari sinilah kembali pejuang batak bersatu kembali menawarkan makanan buka puasa untuk orang-orang di jalan setiap tahunnya.

“Sebagai ormas sosial, kami menawarkan makanan dan air sebotol kepada saudara-saudara Muslim kami sebagai bentuk berbagi, karena kami tinggal di tanah air yang sama, dan kami memiliki darah yang sama,”kata seubon siahaan, se kepada awak media

“pada awalnya banyak warga bertanya-tanya bagaimana ormas batak bisa melakukan itu, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka senang melihat kami karena yang beragama muslim juga kami banyak tergabung didalamnya dan ini kami lakukan setiap tahun. Banyak warga juga sudah mengetahui jika kami di organisasi ini sangat toleransi dari berbagai agama,” tutupnya (ridwan naibaho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.jelajahnews.id/